MAKANAN GMO MERUSAK GENETIK DAN KESEHATAN MANUSIA

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
INSTAGRAM
KANAL ADUAN
INSTAGRAM
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
109 KALI

Kamis, 08 Oktober 2026

( HOAKS MISLEADING CONTENT ) 


Beredar unggahan di Instagram yang mengeklaim bahwa makanan yang mengandung GMO dapat mengubah struktur gen manusia dan merupakan bagian dari agenda untuk melemahkan generasi serta mengurangi populasi. Video tersebut juga menampilkan pemberitaan Daily Mail mengenai keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).


CEK FAKTA : 

Setelah dilakukan penelusuran kalim tersebut tidak benar. Dilansir oleh Turnbackhoax, Kementrian Komunikasi Digital (KOMDIGI) dan Afp Klaim tersebut tidak didukung oleh bukti ilmiah. DNA dan protein dari makanan, termasuk makanan hasil rekayasa genetika (GMO), akan dicerna oleh tubuh dan tidak secara otomatis masuk atau menjadi bagian dari genom manusia. Hingga saat ini tidak ada bukti bahwa konsumsi makanan GMO menyebabkan perubahan atau integrasi DNA makanan ke dalam gen manusia.


Produk GMO yang beredar juga telah melalui proses pengujian keamanan oleh otoritas terkait sebelum dipasarkan. Di Indonesia, produk rekayasa genetika dievaluasi dari aspek keamanan dan komposisi sebelum mendapatkan izin edar.


Selain itu, video pemberitaan yang digunakan dalam unggahan tersebut memang membahas kasus keracunan terkait program MBG, tetapi tidak membahas makanan GMO. Dengan demikian, video tersebut digunakan di luar konteks aslinya untuk mendukung klaim mengenai GMO.


KESIMPULAN : 

Klaim bahwa makanan GMO dapat mengubah gen manusia dan menyebabkan kerusakan kesehatan tidak terbukti secara ilmiah. Video Daily Mail yang disertakan juga tidak berkaitan dengan GMO.


RUJUKAN : 

Turnbackhoax

Kementrian Komunikasi Digital (KOMDIGI)

Afp


TEKS : Almira Putri Nurlaeli @almeeraputeri_